KAMPUS NUGRAHA

Just another WordPress.com weblog

SILABUS MK PENGEMBANGAN SAINS PADA ANAK USIA DINI April 17, 2007

Filed under: SILABUS/PROGRAM — kampusnugraha @ 2:01 am
Tags: , , , , ,

SILABUS PENGEMBANGAN SAINS PADA AUDI

Mata Kuliah                : Sains Untuk Anak Usia Dini

Program Studi             : PG-PAUD Universitas Pendidikan Indonesia

Dosen                          : Ali Nugraha                                   

 I.        DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini ditujukan untuk membekali mahasiswa agar memiliki kemampuan dalam pengembangan pembelajaran sains pada anak usia dini. Pembekalan terutama terkait dengan konsep pembelajaran sains, penerapan , penilaian serta masalah-masalah yang dihadapi. Pembekalan dilakukan baik melalui kajian teoritis di kelas, studi kasus (observasi) di lapangan, serta simulasi/praktek langsung. 

II.     TUJUAN MATA KULIAH / STANDAR KOMPETENSI MATA KULIAH

Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan:1.      memahami secara konseptual pembelajaran sains bagi anak usia dini secara tepat.2.      memiliki keterampilan dalam menerapkan pembelajaran sains pada anak usia dini secara efektif dan berkualitas.3.      memililiki kemampuan menilai pembelajaran sains pada anak usia dini dengan tepat dan komprehenshif.4.      mendeteksi segala permasalahan dan menemukan jalan keluarnya dalam pembelajaran sains pada anak usia dini. 

III.   POKOK-POKOK MATERI

Pertemuan Ke..

Komptensi Dasar

Materi

 I

Mahasiswa memahami hakekat sains yang meliputi: konsep sains, sains dalam kehidupan, serta keunggulan dan kelemahannya.

Hakekat Sainsa.   Konsep sainsb.  Sains dalam kehidupanc.   Keunggulan dan kelemahan sains

 II

Mahasiswa memahami keterkaitan sains dan anak usia dini serta dapat mengidentifikasi nilai/manfaat sains bagi pengembangan anak.

Sains dan Anaka.       Hakekat anak usia dinib.      Nilai/manfaat sain bagi pengembangan anak

 III-IV

Mahasiswa memahami pentingnya pembelajaan sains bagi anak usia dini, baik terkait tujuan, karakteristik maupun ruang lingkupnya.

Pentingnya pembelajaran sains bagi anaka.   Tujuan pembelajaran sainsb.  Karakteristik belajar anakc.   Ruang lingkup materi sains untuk anak

  VII-XII 

Mahasiswa memiliki keterampilan dalam  melaksanakan pembelajaran sains pada anak usia dini, baik perencanaan, media-sumber, maupun pengelolaan kelas/kegiatannya.

Pelaksanaan pembelajaran sains :a.   Perencanaan pembelajaraan sainsb.   Pengembangan dan pemanfaatan media/sumber belajar sainsc.   Pengelolaan kelas/kegiatan sainsd.   Analisis Rekaman Praktek dari Lapangan (VCD)

VIII

UTS

 XIII-XIV

Mahasiswa mampu melakukan evaluasi pembelajaran sains pada anak usia dini

Evaluasi Pengembangan Sains:a.       Definisi evaluasi pembelajaran sainsb.      Jenis-jenis evaluasi pembelajaranc.       Teknik/prosedur evaluasi pembelajaran sains

 

XV 

Mahasiswa memahami pengembangan sains bagi anak yang berkebutuhan khusus

Pembelajaran sains bagi anak berkebutuhan khusus:a.       Bagi anak penderita gangguan visualb.      Bagi anak penderita gangguan Pendengaranc.       Bagi anak penderita gangguan Fisik-motorikd.      Bagi anak penderita gangguan Emosional

Mahasiswa mampu memahami permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran sain serta solusinya.

Masalah-masalah pembelajaran sains dan solusinya.

XVI

UJIAN AKHIR SEMESTER

IV.  STRATEGI PERKULIAHAN

  1. Tatap muka di kelas
  2. Observasi lapangan
  3. Simulasi (praktek)
  4. Studi kepustakaan mendalam

V.     EVALUASI PERKULIAHAN

1. Ujian Tengah Semester                           : 25 %

2. Ujian Akhir Semester                              : 40 %

3. Tugas (Observasi, paper, praktek)         : 25 %

4. Partisipasi kelas                                      : 10 %

VI.  KEPUSTAKAAN

Abbruscato, Josep (1997), Teaching Children Science, : Prentice-Hall.IncUSA

 

Amien, Moch., MA., Dr. (1987), Menggunakan Metode Discovery Dan Inquiry, Jakarta: Dirjen Dikti, P2-LPTK

Bambang Hidayat. (2000), Pengetahuan Alam dan Pengembangannya: Matematikan dan IPA dalam Perguruan Tinggi, Jakarta: Diknas-Dirjen Dikti

Beaty. J. Janice . (1994) Observing Devopment of Young Child. (third Edition). New Jersey: By Prentice-Hall. Inc 

Bateman. C.F. (1990). Empowering Your Child : How To Help Your Child Succed In  School and in Life. Norfolk, V.A : Hampton Roads.  Eliason, Claudia & Jenkin, Lea (1994), Practice/Guide to Early Childhood Curriculum, MacMillan College Pub. Company

Elkin. D. (1981). Child Development and Early Childhood Education : Where do we  Stand to day? Young Children.  

 Estiti B. Hidayat. (2000), Pengetahuan Alam dan Pengembangannya: Pengembangan Sains dasar di LPTK, (editor: Bambang Hidayat dan Sutrisno),
Jakarta: Diknas-Dirjen Dikti

Goleman. D. (1995). Emotional Intelligence. New York : Bantam Books 

Holton dan Roller (1958), Foundation of Modern Physical Sciences, Reading, Massachusets: Addison-Wesley

Holman J. (1986), Science and Technology in Society: General Guide for Teachers, College Lane: ASE (Association for Science Education).

Jurgen, Hans (1987), Bergembira Dengan Sains, Bandung: Titian Ilmu 

Laurence M. Gould (Suparno, R, (1981), IP dan Kebudayaan Masa Kini, Jakarta: Balai Pustaka 

Lundsteen, Sara Wynn & Tarrow, Norma Bernsten (1981), Guide Young Children,
New York : Mc.Graw Hill Book Company

MT Zen, (1981), Sain, Teknologi Dan Hari Depan Manusia, Jakarta: Gramedia 

Nggermanto, Agus, 2001. Quantum Quotient (Kecerdasan Quantum). Bandung; Yayasan Nuansa Cendekia. 

Nugraha,  Ali, 2000, Tumbuh dan Belajar Anak Usia Dini, Bogor: KKB-Bakat 

Nugraha, Ali (2003), Pengembangan Sains Pada Anak Usia Dini, Jakarta: Dikti-Depdiknas 

 Nurmasari sartono (1992/93), Proses Mental Yang Berlangsung Dalam Pembelajaran IPA, Jakarta: Depdikbud-Dikdasmen P2GSLTP 

 

Seefeldt, Carol (1980), Teaching Young Children, New Jersey: Prentice-Hall Inc.

Sembiring RK. (2000), Pengetahuan Alam dan Pengembangannya: Tinjauan Selayang Pandang Perkembangan Sains Dasar di Beberapa Negara (editor: Bambang Hidayat dan Sutrisno), Jakarta: Diknas-Dirjen Dikti 

Sumaji, dkk., (1988). Pendidikan Sains Yang Humanistis, Yogyakarta; Kanisius 

Sugianto, Mayke, T. (1995). Bermain, Mainan dan Permainan. Jakarta: Depdikbud.

Sund and Corring (1988), Teaching Science Through Discovery (Sith Editition), Columbus: Merryl Pub. Company

Suparno, R, (1981), Ilmu Pengetahuan Idaman atau Ancaman,
Jakarta: Balai Pustaka

Udin S. Winataputra (1992/93), Implikasi Praktis Teori dan Temuan Penelitian Ilmu-Ilmu Perilaku Terhadap Pembelajaran di Sekolah Menengah, Jakrata: Depdikbud-Dikdasmen P2GSLTP

Welton, David A & Mallon, John T (1981), Children and Their World, Strategies For Teaching, Boston: Houghton Milton Company

 Ernest Hagel (Indrawati: 1995), Sains, Teknologi dan Masyarakat (SATEMAS),
Bandung: P3G

 

Djohar (1989), Dimensi Pendidikan Sains Menyongsong Tahun 2000, Yogyakarta: IKIP Yogya 

 

SILABUS : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI March 30, 2007

Filed under: SILABUS/PROGRAM — kampusnugraha @ 8:34 pm

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI FAKULTAS TARBIYAH
BANDUNG
 SILABIS MATA KULIAH 

Nama Mata Kuliah                   : Kurikulum TK/RA

Bobot                                       : 3 SKSJurusan/Program                       : PGTK/PGRASemester/Jenjang                      : III / D-2

Dosen/Kode                             : Ali Nugraha / 9005

Prasyarat                                  : - 

  1. Tujuan Perkuliahan:

Secara umum perkuliahan ini ditujukan untuk membekali para mahasiswa program D-2 PGTK IAIN agar menguasai secara komprehensip tentang ruang lingkup kurikulum pra-sekolah pada umumnya dan kurikulum pendidikan TK/RA, sehingga lulusan dapat mengembangan kurikulum pada jenjang tertesebut secara memadai. Sedangkan secara lebih khusus, berbagai tujuan tersebut tergambar sebagai berikut:1.      Memahami batasan kurikulum, khususnya kurikulum untuk pendidikan pra-sekolah (TK/RA) 2.      Memahami landasan dalam pengembangan kurikulum, khususnya kurikulum untuk pendidikan pra-sekolah (TK/RA) 3.      Memahami komponen dalam pengembangan kurikulum, khususnya kurikulum untuk pendidikan pra-sekolah (TK/RA) 4.      Memahami kurikulum yang berlaku dan digunakan untuk pendidikan pra-sekolah (TK/RA)5.      Memahami strategi implementasi, khususnya bermain sebagai landasan pokok dalam pengembangan kurikulum untuk pendidikan pra-sekolah (TK/RA)6.      Memahami pengembagan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum untuk pendidikan pra-sekolah (TK/RA) B.  Materi  Perkuliahan:            1.      Batasan dan pengertian kurikulum pendidikan pra-sekolah (TK/RA): tinjauan para ahli berdasrkan berbagai sudut pandang2.      Landasan-landasan dalam pengembangan kurikulum pendidikan pra-sekolah (TK/RA): filosofis, psikologis, sosiologis, organisatoris, dan Iptek.3.      Anatomi kurikulum dan interrelasinya pada kurikulum pendidikan pra-sekolah (TK/RA) : tujuan dalam kurikulum TK/RA, isi kurikulum, proses, dan evaluasi.4.      Landasan, tujuan, prinsip dan isi kurikulum TK/RA (yang berlaku dan sedang dilaksanakan): PKB-TK 1994, Kurikulum RA dan KBK untuk TK/RA5.      Pengembangan kurikulum TK/RA (yang berlaku dan sedang dilaksanakan): Pengembangan tujuan/kemampuan anak, pengembagan materi/tema, pengembangan satuan kegiatan, pengembangan strategi/metode serta pengembangan evaluasi setiap kegiatan.6.      Stratetegi implementasi kurikulum TK/RA, khususnya penerapan bermain sebagai landasan pokok dalam Pengembangan kurikulum dan pembelajaran di TK/RA7.      Evaluasi kurikulum TK/RA (yang berlaku dan sedang dilaksanakan): batasan, tujuan, alat, pelaporan dan tindak lanjut. 

C.  Strategi Perkuliahan

1.      Ceramah2.      Diskusi dan Pembahasan Kasus3.      Praktek/simulsasi4.      Kunjungan Lapangan 

D. Penilaian

1.      Ujian Tengan Semester2.      Ujian Akhir Semester3.      Tugas4.      Kehadiran dan Partisipasi Perkuliahan 

E.  Sumber Bacaan

1.      Ali Nugraha, (2000), Tumbuh dan Belajar Anak Usia Dini,
Bogor: KKB-Bakat
2.      Bredecamp & Copple (1997), Developmentally Appropriate Practice,
Washington DC: NAEYC
3.      Claudia Ellison & Lea Jenkins, Practice/Guide To Early
Chilhood Curriculum, USA: McMillan College Publishing Company
4.      Diah Hariati, PKB-TK 1994,
Jakarta: Dirjen Dikti, Depdikbud, 1994
5.      Depdiknas, Berbagai Pedoman, Buku I, II, III dan petunjuk kurikulum TK 19946.      Depdiknas, Kurikulum Berbasis Kompetensi di TK7.      Homman & Weikart (1997), Edicating Young Children: Active Learning Practices For Preschool,
Michigan : High/Scope
8.      Marjorie J. Kostelink, Teaching Young Children Using Themes, USA:Michigan
State University9.     
Sollehuddin, Konsep Dasar Pendidikan Pra Sekolah,
Bandung: FIP UPI, 2000
10.  Sobut, Complete Curruculum For Early Chilhood Education, NY

 

SILABUS MATA KULIAH: Perencanaan dan Pengelolaan Pembelajaran di TK

Filed under: SILABUS/PROGRAM — kampusnugraha @ 8:29 pm

SILABUS MATA KULIAH 

A. IDENTITAS MATA KULIAH 

§         Mata Kuliah                  : Perencanaan dan Pengelolaan Pembelajaran di TK§         Kode Mata Kuliah       : PGT §         Bobot SKS                    : 2 SKS§         Semester                        : 3 (tiga)§         Prasyarat                       : Tidak ada§         Dosen/kode                  : Ali Nugraha (1987)                                          B. TUJUAN MATA KULIAH 

Mahasiswa meguasai konsep dan pengembangan perencanaan serta pengelolaan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak secara utuh, menyeluruh dan dapat menerapkannya sesuai tuntutan tugas sebagai guru TK pada kompetensi dimaksud.

 

C. DESKRIPSI MATA KULIAH

Dalam Mata Kuliah Perencanaan dan Pengelolaan Pembelajaran di TK, mahasiswa akan diarahkan untuk menguasai secara substansial, utuh dan menyeluruh mengenai konsep, tujuan, fungsi, prinsip, komponen, jenis/bentuk, teknik serta pengembangan perencanaan di TK. Materi tersebut ditindaklanjuti dengan pengkajian dan pendalaman tentang konsep, tujuan, prinsip, jenis kegiatan, pendekatan, kompenensi, serta prosedur pengelolaan kelas di TK. Kedua pokok materi tersebut akan dilengkapi dengan faktor-faktor yang mempengaruhi masing-masing dalam pengembangannya.

 

D. TUJUAN UMUM PERKULIAHAN DAN MATERI PERKULIAHAN

 

No

Tujuan Umum Perkuliahan

Materi Perkuliahan

Perkiraan Waktu

1. Mahasiswa memahami konsep perencanaan di Taman Kanak-Kanak secara utuh dan lengkap. 1.1.   Pengertian perencanaan dan perencanaan pembelajaran1.2.   Batasan perencanaan pembelajaran di TK 50 menit
2. Mahasiswa memahami tujuan dan fungsi perencanaan di Taman Kanak-Kanak secara baik dan menyeluruh. 

2.1. Tujuan perencanaan di Taman Kanak-Kanak2.2. Fungsi perencanaan di Taman Kanak-Kanak 100 menit
(1) (2) (3) (4)
3. Mahasiswa memahami prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak 3.1. Prinsip-prinsip pembelajaran di TK3.2. Komitmen menegakkan prinsip perencanaan di TK 50 menit
4. Mahasiswa memahami komponen  perencanaan di Taman Kanak-Kanak 4.1. Komponen-komponen perencanaan pembelajaran umumnya4.2. Komponen-komponen perencanaan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak 100 menit
5. Mahasiswa memahami jenis-jenis perencanaan yang dikembangkan di Taman Kanak-Kanak

5.1.   Konsep dan anatomi perencanaan tahunan, semester atau catur wulan di Taman Kanak-Kanak

5.2.   Konsep dan anatomi perencanaan mingguan dan harian/tatap muka di Taman Kanak-Kanak

100 menit
6. Mahasiswa menguasai teknik-teknik pembuatan dan pengembangan perencanaan di TK secara terampil dan lancar. 6.1. Teknik seleksi dan pengembangan tujuan serta kemampuan untuk anak TK6.2. Teknik seleksi dan pengembangan materi dan tema pembelajarn di TK6.3. Teknik seleksi dan pengembangan kegiatan pembelajaran di TK6.4. Teknik seleksi dan pengembangan evaluasi pembelajaran di TK6.5. Teknik seleksi dan pengembangan media dan alat bantu di TK 250 menit
7. Mahasiswa memahami konsep dan tujuan pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 7.1. Konsep pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak7.2. Tujuan pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 50 menit
8. Mahasiswa memahami prinsip-prinsip pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 8.1. Prinsip-prinsip dalam pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 100 menit
9. Mahasiswa memahami unsur-unsur kegiatan dalam pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak

9.1. Pengaturan anak dalam pembelajaran (emosional, disiplin, minat, gairah, dinamikannya kelompok, dll)

9.2. Pengaturan fasilitas pembelajaran (ventilasi, pencahayaan, kenyamanan, posisi obyek/benda, penempatan anak)

100 menit
10. Mahasiswa terampil menggunakan pendekatan-pendekatan dalam pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 10.1. Pendekatan otoriter (menegakkan tatib/disiplin)10.2. Pendekatan permisif (kebebasan siswa tinggi)10.3. Pendekatan Behavior modification (merubah prilaku secara manusiawi)10.4. Pendekatan sosio-emosional (teladan, apa adanya, menerima anak)10.5. Pendekatan proses kelompok  (kelompok harmonis dan produktif)10.6. Pendekatan ekletik (campuran: 10.3, 10.4. dan 10.5) 150 menit
11. Mahasiswa memahami dimensi-dimensi pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 11.1. Dimensi preventif (pencegahan)11.2. Dimensi korektif (pembetulan, tindakan dan penyembuhan) 100 menit
12. Mahasiswa menguasai cara mengukur dan menilai indikator-indikator keberhasilan dalam pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 

12.1. Kondisi pembelajaran yang kondusif (kelas, kelompok, individu)12.2. Komunikasi/hubungan interpersonal yang baik, produktif dan efektif (guru-anak, anak-anak) 100 menit
(1) (2) (3) (4)
13. Mahasiswa mampu menganalisis faktor-faktor penunjang dan penghambat dalam pengelolaan kelas di Taman Kanak-Kanak 13.1. Faktor penunjang pembelajaran yang efektif dan produktif di TK13.2. Faktor penghambat pembelajaran di TK 50 menit
14. Mahasiswa menguasai prosedur pengelolaan pembelajaran di TK secara utuh. 14.1. Tahapan-tahapan pengelolaan kelas14.2. Kompetensi guru TK dalam setiap tahapan pengelolaan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak 300 menit

 

E. SUMBER RUJUKAN 

1.      Ansyar, Mohamad, dkk (1992), Pengembangan dan Inovasi Kurikulum,
Jakarta: Depdikbud-Dikti-P2TK

2.      Beaty. J. Janice . (1994) Observing Devopment of Young Child. (third Edition).
New Jersey: By Prentice-Hall. Inc
3.      Beaty. J. Janice . (1996) Skills for Preschool Teachers.
New Jersey: By Prentice-Hall. Inc
4.      Bergen (1994), Understanding Preschool Play, Columbus: The

Ohio
State
University

5.      Daeng, Sari. P. Dini. (1996). Metode Mengajar di Taman Kanak-kanak. Depok: Depdikbud.

6.      Diah Harianti. (1993). Program Kegiatan Belajar
Taman Kanak-kanak 1994.

Jakarta : Depdikbud.
7.      Ford, S.A (1993), The Facilitator Role In Children Play: Journal: Young Children, 49.66-69.

8.      Hamalik, Oemar (1990), Metode Belajar dan Kesulitan Belajar,
Bandung: Tarsito

9.      Hainstock, Elizabeth (1999), Metode Pengajaran Montessori Untuk Anak Pra Sekolah,
Jakarta: Delaprasta

10.  Hurlock R. Elizabeth. (1978). Child Development (Sixth Edition). Mc. Graw    Hill. Mc

11.  Ibrahim, R , Perencanaan Pengajaran,
Jakarta: Rineka Cipta

12.  John, Maggie (1993), Play and Learn, Hongkong: Conran Octopus Lmt.

13.  Kartono, Kartini. (1985). Mengenal Dunia Kanak-kanak.
Jakarta:  CV. Rajawali.

14.  Leeper, Sarah (1982),
Good
School for Young Children,

New York: Macmillan Pub. Company

15.  Lundsteen, Sara Wynn & Tarrow, Norma Bernsten (1981), Guide Young Children,
New York : Mc.Graw Hill Book Company

16.  Munandar, Utami, (1992), Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah, Petunjuk Bagi Orang Tua dan Guru,
Jakarta: Grasindo.

17.  Patmonodewo, Soemiarti. (2000). Pendidikan Anak Prasekolah.
Jakarta: Rineka Cipta.

18.  Reiser, Robert A and Dick Walter (1999), Instructional Palnning : A Guide for Teacher, Massacusets: Allyn & Bacon Company19.  Roopnaire & Johnson (1993), Approaches to Early Childhood Education,
New York: Macmillan

20.  Sollehuddin (1997), Konsep Dasar Pendidikan Prasekolah, Bandung: IKIP
bandung

21.  Sudono, Anggani. (1995). Alat permainan dan Sumber Belajar
Taman Kanak-kanak
.
Jakarta: Depdikbud.

22.  Sugianto, Mayke, T. (1995). Bermain, Mainan dan Permainan.
Jakarta: Depdikbud.

23.  Syah, Muhibbin (2000), Hakekat Belajar dan Pembelajaran (On Line) Tersedia: http//www.ut.ac.id/oi.supp/3801/hakekat.htm

24.  Welton, David A & Mallon, John T (1981), Children and Their World, Strategies For Teaching,
Boston: Houghton Milton Company

25.  Wijaya, Cece (1992), Upaya Pembaharuan dalam Pendidikan dan Pengajaran,
Bandung: Remaja Karya

 

Apa Khabar Para Mahasiswa Tercinta di Seluruh Indonesia

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.